Sembilan kwarran wakili Kwarcab Lingga di Kemsar Kwarda Kepri

Tanjungpinang – Sembilan kwartir ranting kirim perwakilan penggalangnya untuk mengikuti kegiatan Kemah Besar Penggalang Kwartir Daerah Kepulauan Riau, yang dilaksanakan di Bumi perkemahan Dompak Kota Tanjungpinang pada tanggal 11-13 Agustus 2018. Kegiatan yang digelar oleh Kwarda kepri tersebut diikuti empat kwartir cabang, untuk meraih piala Kwarcab tergiat tahun 2018.

Regu Putra dari Kwarcab Lingga di Buper Dompak

“Kegiatan kemah besar berbeda dengan kegiatan lomba tingkat, meskipun ada beberapa kegiatan yang dilombakan, namun kegiatan lebih kepada kebersamaan dan menjalin silaturahmi antar sesama pramuka penggalan yang ada di Kepri,” kata Kepala Pusdiklatcab Lingga yang juga Andalan cabang daerah Ferry Eka Putra.

Dengan mengangkat tema “Bersatu, bersaudara dan bergembira” Kwartir Daerah Kepulauan Riau ingin menjalin kerjasama dan silaturahmi dengan kompetisi yang lebih kepada latihan bersama antar sesama kwatir cabang yang ada di Kepulauan Riau. Hadirnya kwartir cabang Lingga di kegiatan tersebut, bukan juga untuk mencari gengsi semata, atau meraih kemenangan, namun Kwarcab Lingga ingin menunjukkan kebersamaan Pramuka yang sesungguhnya.

Regu Putri dari Kwarcab Lingga

Dengan mengacu pada Tema HUT Pramuka Ke 57 Pramuka Perekata NKRI, Kwarcab Lingga ingin mengajak seluruh jajaran kwartir cabang Pramuka yang ada di Provinsi Kepri untuk lebih merekatkan persadaraan, dalam lingkar kebersaamaan di Gerakan Pramuka untuk sama-sama membangun Provinsi Kepulauan Riau dan Indonesia umumnya kearah yang lebih baik. Dengan menjunjungi tinggi nilai-nilai Pancasila yang tertuang dalam Dasa Darma Pramuka dan trisatya.

“Inilah Pramuka sebenarnya yang merekatkan bukan yang meretakkan,” sebutnya.

Dibawah kepemimpinan Ketua Kwartir Cabang Lingga Junaidi Adjam, para andalan cabang Gerakan Pramuka Lingga memiliki visi misi untuk bersama-sama mewujudkan Gerakan Pramuka yang berkeadilan, bersatu mewujudkan Gerakan Pramuka yang dicintai dan menjadi agen perubahan untuk menangkal berbagai pengaruh luar. Dari sembilan kwarran tersebut hanya kwarran Kecamatan Posek yang tidak mewakilkan penggalangnya, karna kecamatan tersebut merupakan kecamatan baru yang belum terbentuk kwartir rantingnya.

“Semoga tahun ini menjadi awal Kwarcab Lingga untuk bangkit, setelah sempat terpuruk dengan berbagai isu yang terjadi,” sebutnya.

Editor : HUM45

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *