Pramuka Dan Keutuhan NKRI

SALAM PRAMUKA!!!

Baru-baru saja negeri ini dikejutkan dengan pernyataan salah satu menteri kabinet kerja Indonesia, yang dipimpin oleh Bapak Presiden Jokowi dodo. Dimana beliau mengeluarkan statement bahwa gerakan pramuka “Anti Pancasila” dengan kata lain merusak keutuhan NKRI. Disebabkan beredarnya video salah satu andalan kwartir nasioanal Gerakan Pramuka Indonesia, pernah berada di dalam acara salah satu ormas yang dicap “Anti Pancasila” oleh pemerintah, dan beLiau mengatakan setuju dan mendukung terhadap ormas tersebut, sehingga bapak menteri mengeluarkan statement tersebut, dan membekukan dana operasional gerakan pramuka yang berkisar sekira Rp.10 Miliyar.

Dari pernyataan diatas, ketakutan bapak menteri sangatlah wajar, karena gerakan pramuka adalah gerakan kaderisasi kepemimpinan untuk anak muda. Namun, perlu diketahui bahwa gerakan pramuka atau organisasi lain nya, tidak bisa dinilai melalui satu individu, dan setiap manusia pasti akan melakukan sebuah perubahan dalam hidupnya, kita tidak boleh melihat individu hanya dari sebuah masa lalunya. Tapi kita tidak akan membahas individu tersebut, pada artikel ini kita akan membahas Pramuka dan Keutuhan NKRI

Saya jelas tidak setuju terhadap statement bapak menteri bahwa gerakan pramuka “Anti Pancasila” , justru pramuka sangat Pro terhadap Pancasila dan Keutuhan NKRI, ada bukti nyata bahwa pramuka pro terhadap pancasila dan menjaga keutuhan NKRI

Pertama, tertuang dalam koe etik gerakan pramuka golongan penggalang, penegak dan pandega. Yaitu Tri Satya, yang berbunyi “Demi Kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh : – Menjalankan kewajibanku terhadap tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Mengamalkan Pancasila” disana sudah jelas bahwa setiap anggota pramuka sudah erjanji terhadap dirinya, terhadap tuhan, menjaga keutuhan NKRI dan Tri satya selalu di ucapkan ulang pada malam ucap ulang janji setiap tahunnya pada malam 14 agustus oleh seluruh anggota Pramuka di seluruh Tanah air Indonesia. Bahkan setiap anggota pramuka golongan penggalang, penegak dan pandega wajib hafal terhadap Tri satya, bukan Cuma hafal tapi diamalkan. Dan dibacakan pula pada pelantikan-pelantikan gerakan pramuka, entah itu pelantikan naik tingkat, perpindahan golongan, dll.

Kedua, pada upacara-upacara gerakan pramuka, pembacaan UUD 1945 dan Pancasila itu bukan di baca seperti upacara pada hari senin disekolah, ada teks nya, pembacaan UUD 1945 oleh murid dan pancasila oleh Pembina upacara dan di ucapkan ulang oleh peserta upacara, di setiap upacara gerakan Pramuka, UUD 1945 dan Pancasila itu di hafal oleh peserta didik dibarengi dengan pembacaan UUD 1945, Pancasila, dan Dasa Darma, lalu  dengan seperti itu, apakah anggota gerakan pramuka bisa dikatakan sebagai perusak keutuhan NKRI dan “Anti Pancasila”

Ketiga, hasduk gerakan pramuka berwarna Merah Putih, dimana satu-satunya Negara di dunia, hasduk nya berwarna sama dengan warna bendera Negara tersebut, kalau memang gerakan pramuka “anti pancasila” dan mencoba merusak keutuhan NKRI, buat apa menggantungkan kain Merah Putih pada lehernya?

Keempat, membentuk satuan karya atau yang disingkat saka, satuan karya adalah wadah pembinaan pramuka penegak dan pandega untuk mengembangkan minat dan bakat. Salah satunya adalah saka wirakartika, yang bergerak di bidang matra darat (TNI AD), saka bahari yang bergerak dibidang kelautan (TNI AL), saka Dirgantara yang bergerak dibidang udara (TNI AU) yang kita ketahui bahwasanya TNI adalah instansi yang dibentuk untuk menjaga keutuhan NKRI , serta ada saka Bhayangkara dibidang kepolisian (polisi) serta polisi menjaga keamanan dan ketertiban NKRI dan masih banyak saka yang bekerjasama dengan instansi-instansi lain nya.

Kalau memang gerakan pramuka adalah gerakan “Anti Pancasila” dan mencoba merusak keutuhan NKRI, buat apa menghafal UUD 1945?, buat apa mencantumkan “mengamalkan Pancasila” pada kode etik Gerakan Pramuka? Tidak hanya itu, apalah gunanya gerakan pramuka bekerja sama dengan instansi-instansi pemerintahan kalo derakan pramuka adalah gerakan “anti Pancasila” ? buat apa juga setiap arus mudik atau hari libur tahun baru, anggota-anggota pramuka membantu bapak-bapak polisi dipinggir jalan, ditempat-tempat wisata, dll

semua dilakukan semata-mata untuk menjaga keutuhan NKRI.

SALAM PRAMUKA!!!….YES!, SATU PRAMUKA!! SATU INDONESIA!! SATU SUARA!!… NKRI HARGA MATI!!!!!!

#RAINASPRAMUKA2017 #SETIAPPRAMUKAADALAHKANTORBERITA

Artikel ini telah terbit di pramukapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *