Ketua Majelis Pembimbing Cabang sampaikan sambutan Ketua Kwarnas Pramuka

Daiklingga – Ketua Majelis Pembimbing Cabang atau Bupati Lingga, jadi inspektur Apel Besar pada peringatan Hari Pramuka ke 57 yang berlangsung di Lapangan Sultan Mahmud Riayat Syah III, Selasa. Kegiatan yang tersebut diikuti seluruh kwartir ranting atau kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga, kegiatan ini merupakan puncak dari kegiatan pringatan Hari Pramuka Ke – 57 di Kabupaten Lingga.

Dalam amanatnya Alias Wello membacakan amanat yang disampaikan Ketua Kwarnas dihadapan seluruh peserta upacara dari Kwarcab Lingga yang terdiri dari beberapa Kwarran. Penegasan yang disampaikan yakni ingin Pramuka menjadi garda terdepan perekat kesatuan dan persatuan bangsa.

Pendidikan kepramukaan berdasarkan pada Satya dan Darma harus benar-benar tertanam dalam hati insan Pramuka sebagai pedoman bersikap dan berperilaku.

Hal ini mengingat perkembangan teknologi di era globalisasi ini sangat pesat, dan mudahnya pengaruh-pengaruh negatif merasuki generasi muda.

Target dari Pramuka Lingga adalah menjadi organisasi yang bersama-sama, dengan pemerintah untuk melakukan pencegahan dan membantu pemerintah memperkenalakan berbagai potensi yang ada di Kabupaten Lingga khususnya kepada generasi muda.

“Selamat Hari Pramuka ke 57,” ucap dia.

Sebelumnya dalam peringatan hari bersejarah pemuka ini, Kwarcab Lingga mengadakan Kemah Besar di Bukit Cening, Daik Lingga. Dengan mengangkat tema Hari Pramuka tahun ini yakni Pramuka Perekat NKRI, Pramuka Lingga ini memperkenalkan Bukit Cening sebagai salah satu destinasi wisata yang bersejarah yang ada di Kabupaten Lingga.

Kemah yang berlangsung dari 11-13 Agustus lalu, diikuti ratusan peserta dari 7 Kwarran.

Beragam lomba digelar untuk meningkatkan kecintaan terhadap budaya ditambah dengan kegiatan pendukung salah satunya pengabdian masyarakat dengan mengenal lebih dekat program persawahan di Desa Panggak Darat Kecamatan Lingga.

Ketua Kwarcab Pramuka Lingga, Djunaidi Adjam mengharapkan, agar pramuka dapat menjadi agen perubahan untuk menangkal berbagai pengaruh globalisasi.

“Pramuka itu selain melatih rasa kebersamaan dan kekeluargaan, kita berharap juga dapat menangkal berbagai pengaruh negatif di era globalisasi ini,” kata Djunaidi Adjam belum lama ini.

Diketahui, Kwarcab Lingga juga mengirimkan sebanyak 25 orang penggalang putra dan putri, serta pembina pendamping untuk mengikuti kegiatan Kemah Besar yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Dompak komplek perkantoran Gubernur Provinsi Kepri di Ibukota Provinsi Kepri Tanjungpinang yang akan dimulai pada tanggal 11-13 Agustus 2018.

Sumber : marwahkepri.com

Editor : HUM45

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *