Ambalan Diponegoro dan R.A Kartini SMAN 1 Singkep gelar Penerimaan Tamu Ambalan

Singkep – Pangkalan gugus depan putra dan putri Ambalan Diponegoro Pramuka SMA Negeri 1 Singkep, menggelar kegiatan penerimaan tamu ambalan diakhir masa pengenalan sekolah sebelum diterima sebagai ambalan penegak. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan upacara tradisi penerimaan calon penegak dengan penuh khidmat di SMA Negeri 1 Singkep.

PTA (Penerimaan Tamu Ambalan) merupakan langkah awal bagi siswa/siswi baru untuk memasuki jenjang pramuka penegak, atau proses pemindahan dari Penggalan di SMP ke Penegak di jenjang SMA. Sebelum di lantik menjadi pramuka penegak mereka harus di melewati proses
PTA, ini bertujuan untuk mengaktifkan dan menggiatkan Pendidikan Kepramukaan di Gugus Depan SMA N 1 Singkep serta memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan dan dapat dijadikan pengalaman bagi siswa siswi kelas X, juga untuk menciptakan suatu persatuan dan persaudaraan.

Prosesi penerimaan tamu Ambalan (Mas Ion – Humas SMAN 1 Singkep)

Prosesi upacara PTA ini dilakukan dengan cara Upacara Tradisi Ambalan Pangeran Diponegoro dan R.A Kartini. Tradisi ini dilakukan berbeda dari upacara lainnya, di upacara tradisi ini ciri khas yang paling menonjol adalah pembawaan benda pusaka yg di iringi sandi ambalan (syair) dan penyematan scarf ambalan kepada siswa baru.

Dalam sambutannya Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Ka Mabigu) SMA Negeri 1 Singkep Hazirun, S. Pd berpesan agar para siswa yang akan bergabung menjadi bagian dari ambalan SMA Negeri 1 Singkep, untuk senantiasa memaknai gerakan pramuka dengan memegang teguh prinsip Gerakan Pramuka yang selalu mengamalkan Pancasila dan Dasadarma sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara.

“Mari kita bersama-sama mengamalkan Dasadarma sebagai pedoman hidup anggota Pramuka, untuk mewujudkan jiwa patriotisme yang pancasilais,” petikan kata Ka Mabigus SMA Negeri 1 Singkep Hazirun, S. Pd.

Pramuka Penegak

Pramuka Penegak adalah kaum muda yang pada tingkat perkembangan jiwanya diantaranya pada kondisi, mampu mengungkapkan pendapat dan perasaannya dengan sikap yang sesuai dengan lingkungannya, memperkuat penguasaan diri atas dasar skala nilai dan norma, kehidupan emosinya mulai terintegrasi dengan fungsi-fungsi psikis lainnya sehingga labih stabil dan lebih terkendali.

Kaum muda seusia Pramuka Penegak berpikir kritis, realistis, rasional dalam berpendapat dan dalam perilakunya tercermin menggunakan pendekatan kultural serta apa yang menjadi masukan dicerna melewati perenungan-perenungan. Perkembangan semacam inilah yang membedakan dengan kelompok usia sebelumnya.

Adat Ambalan merupakan adat kebiasaan yang diciptakan oleh Ambalan Penegak dan disepakati sebagai suatu yang harus ditaati serta merupakan tata nilai yang dijadikan pedoman dalam upaya meningkatkan kepeduliaan terhadap Tuhan YME, kepedulian pada bangsa dan tanah air sesama hidup dan alam lingkungannya kepedulian terhadap diri pribadinya, serta ketaatannya pada Kode Kehormatan Pramuka.

Salam Pramuka … !

Penulis : Fira_CBC
Sumber : Humas SMAN 1 Singkep
Foto : Humas SMAN 1 Singkep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *