90 Orang pembina ikuti kursus Mahir Dasar di SMA Negeri 2 Singkep

Dabosingkep – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri menggelar kursus pembina pramuka mahir tingkat dasar (KMD) dengan diikuti sekitar delapan puluhan pembina pramuka tingkat SD, SMP hingga SMA.

Kegiatan ini akan berlangsung selama kurang lebih satu pekan, dengan dipandu oleh pelatih-pelatih pramuka dari Kwartir Cabang Lingga.

Peserta KMD SMA N 2 Singkep

“Ini merupakan peserta terbanyak untuk kegiatan kursus secara mandiri, yang digelar di SMA Negeri 2 Singkep ini, bahkan mungkin di Kepulauan Riau,” kata pimpinan lursus Syaiful, yang sehari-harinya menjabat kepala bidang di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kepada Antara, Sabtu.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Gugus Depan Pangkalan SMA Negeri 2 Singkep ini, cukup mendapat respons dari para pembina pramuka yang ada di Kabupaten Lingga, terbukti dari beberapa pembina yang hadir rata-rata berasal dari kecamatan-kecamatan yang berada jauh dari Pulau Singkep, seperti Lingga utara, Lingga Timur dan Kepulauan Posek serta pulau-pulau di Singkep Barat.

Ketua Kwartir Cabang Lingga Djunaidi Adjam yang diwakili oleh sekretaris Kwartir Cabang Syahroni, saat membuka kegiatan tersebut mengaku sangat mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan oleh SMA Negeri 2 Singkep yang telah berani menggelar kegiatan dengan peserta yang cukup banyak tersebut. Hal ini nantinya akan menjadi nilai plus bagi kwartir cabang Lingga, untuk mendapatkan predikat kwartir cabang tergiat guna mempertahankan prestasi yang telah diraih sebelumnya.

“Ini akan menjadi salah satu point penting bagi kwarcab Lingga, dengan keaktifan gugus depan ini,” sebutnya.

Pimpinan Kursus KMD SMA N 2 Singkep

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari ketua pelaksana kegiatan tersebut, Sudiharti mengatakan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 87 orang. Kegiatan tersebut awalnya hanya diikuti oleh para guru pembina yang ada di SMA Negeri 2 Singkep, namun setelah diumumkan ke beberapa rekan guru disekolah-sekolah ternyata mendapat respons positif dan beberapa sekolah mengirimkan pembinanya untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini tidak dibiayai dari sponsor manapun, dan ini merupakan biaya mandiri dari peserta,” sebutnya.

Adapun materi yang akan didapat pembina pramuka pada kegiatan ini antara lain, tentang pemahaman dasar ilmu kepramukaan mulai dari golongan terkecil, Siaga, Penggalang hingga Penegak untuk usia remaja. (Antara)

Sumber : Dikutip dari Antaranews.com

Editor : HUM45

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *