Panwaslu Lingga Akan Bentuk Pramuka Pengawas Pemilu

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau akan membentuk Satuan Karya Pramuka Pengawas Pemilu.
“Kita akan bicarakan dengan Kwartir Cabang Pramuka Lingga, nanti kita dorong dibentuk Satuan Karya (Saka) Pengawas Pemilu (Adhyasta),” Kata Zamroni Ketua Panwaslu Kabupaten Lingga kepada Antara, Rabu.
Rencana pembentukan Saka Pramuka Pengawas Pemilu, menurut dia, tidak terlepas dari arahan Bawaslu tentang wacana menciptakan pemilu yang demokratis dengan melibatkan semua komponen, salah satunya Pramuka pada Pemilihan Umum 2019 yang tahapannya sudah dimulai sejak akhir tahun ini.
Untuk itu, Panwaslu Kabupaten Lingga akan menggelar sosialisasi dan pelatihan tentang Undang-undang Pemilu dan pengawasan pemilu kepada seluruh anggota Pramuka di Kabupaten Lingga, khususnya yang sudah berusia 17 tahun keatas dan memiliki hak pilih.
Keterlibatan anggota Praja Muda Kirana (Pramuka) dalam melakukan pengawasan pemilu diharapkan mempermudah Panwaslu untuk mengajak masyarakat menciptakan Pemilu yang bersih dan berintegritas.
Menurutnya, selama ini organisasi Pramuka dikenal cukup netral, dan relawan Pramuka juga banyak pemilih pemula sehingga sosialisasi pemilu yang bersih dan berintegritas dapat tersosialisasi hingga ke tingkat bawah.
“Relawan dari Pramuka ini, akan sangat membantu dalam menciptakan pemilu yang bersih dan berintegritas sesuai cita-cita Pemilihan Umum,” sebutnya.
Relawan pemilu ini sudah dimulai oleh Bawaslu RI di Jawa Barat dan beberapa Provinsi lainnya yang akan melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2018 ini.
Kabupaten Lingga yang terdiri dari pulau-pulau ini akan sangat ampuh jika bisa mengajak Pramuka, untuk bersama-sama menjadi relawan pengawas pemilu dalam rangka menciptkan pemilu yang Demokratis.
“Kondisi Geografis kita yang cukup ekstrem, dan terdiri dari pulau-pulau kecil ini akan sangat terbantu dengan relawan pramuka dalam menciptakan pemilu yang demokratis,” ujarnya.
Menanggapi wacana tersebut, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Organisasi Kwartir Cabang Pramuka Lingga Sutarman Tirta Sukmana melalui bidang Humas Kwarcab Lingga menyambut baik, jika Panwaslu Kabupaten Lingga memiliki program tersebut namun diakuinya sampai hari ini belum ada PP (Praturan Pramuka) atau aturan petunjuk teknis tentang Saka Ahdyatsa tersebut.
“Kami akan mengimput informasi dari Kwarnas, untuk formula yang baik dari hajat baik Panwaslu tersebut,” ungkapnya.
Untuk menanggapi hal tersebut Kwarcab Lingga juga akan menunggu permintaan resmi dari Panwaslu Kabupaten Lingga, jika memang tertarik untuk melakukan kerjasama dengan Pramuka Kabupaten Lingga. Mengingat saat ini Kwarcab adalah struktur tertinggi Pramuka di Kabupaten Lingga, tentunya sangat menyambut baik niat Panwaslu untuk menciptkan pemilu yang bersih dan Demokratis di Kabupaten Lingga
Artikel ini telah terbit di kepri.antaranews.com pada 25 Oktober 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *